Langsung ke konten utama

Penipuan Rekrutmen Pol

Polda Siapkan Tim Penyidik Tangani Pengaduan Dugaan 

  • Ditulis oleh  Syaiful/Papos
JAYAPURA [PAPOS] -Kepolisian Daerah Papua telah menyiapkan tim penyidik untuk menangani pengaduan maupun laporan warga terkait dugaan penipuan dalam penerimaan anggota Polri Terpadu tahun 2017.
Hal ini disampaikan Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua Komisaris  Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal kepada wartawan dalam menyingkapi maraknya informasi penipuan dengan mencatut nama pejabat Polda Papua, Rabu ( 22/3) kemarin.
 Tim penyidik ini, terang Kamal, telah terbentuk pada Satuan Kerja Reserse Kriminal di Polda Papua yang menangani perkara tindak pidana, baik pencatutan nama baik maupun pemerasan.
 Hanya saja, lanjutnya, sejauh ini belum ada pengaduan maupun laporan tekait dugaan penipuan bermodus pencatutan nama pejabat Polda Papua dalam penerimaan anggota Polri Terpadu.
 Kamal menuturkan, dalam penerimaan anggota Polri Terpadu, Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw telah memberikan warning keras bagi seluruh anggotanya untuk tidak terlibat dalam percaloan penerimaan anggota Polri, bahkan oknum anggota akan dikenakan sanksi pidana dan disiplin, bahkan terancam PTDH, apabila tertangkap.
“Polda Papua berkomitmen menyelenggarakan penerimaan anggota poliri secara Bersih, Transparan, dan Akuntabel, serta anti terhadap Korupsi, Kolusi, Konspirasi dan Nepotisme. Kami juga telah melibatkan pengawas eksternal diantaranya Komnas HAM dan MRP, dalam penerimaan ini,” katanya.
Ia pun menghimbau kepada para orang tua tak mudah tertipu oknum tertentu yang menjanjikan anaknya bakal masuk polisi dengan memberikan sejumlah uang, sebab penerimaan anggota polri tak dipungut biaya apapun. [ful]

Komentar

Postingan populer dari blog ini

MASYARAKAT LANNY JAYA PAPUA SUKU DANI LANI

FHOTO SUKU DANI AND LANI LEMBAH BALIEM PAPUA LANNY JAYA

Bukti Cinta Masyarakat Lanny jaya Papua Pada Indonesia

PIMPINAN AKSI DETIUS YOMAN Siapa bilang Papua ingin merdeka?? Siapa bilang masyarakat Papua ingin berpisah dari NKRI?? Ini hanyalah kebohongan publik yang sering diungkapkan oleh Tokoh OPM Benny Wenda, tidak hanya di Papua saja akan tetapi sampai ke luar negeri. Semakin gencarnya provokasi di wilayah Papua oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB), semakin kuat juga perlawanan masyarakat Papua di berbagai wilayah untuk menentang organisasi terlarang tersebut.   

Farhat Abbas: Habisi Orang Papua dan Kirim Orang Jawa ke Papua

An Nackmo Jr.   Rabu, Mei 18, 2016     106 Farhat Abbas - foto google Jakarta,  Pace Papushare -  Heboh! lagi-lagi Pace Farhat Abbas yang dikenal suka kontroversial dimedia sosial maupun di media lainnya, kali ini dihebohkan dengan warga Papua dimedia sosial Facebook akun yang bernama Farhat Abbas  dalam statusnya. (17/05/2016) Sama hal seperti di Tahun 2015, pelantun Sakitnya Tuh Disini, seorang Cita Citata pernah heboh karena melecehkan orang Papua, bahwa dirinya lebih cantik dari Pada orang Papua  (cantik kan, nggak seperti orang Papua)  katanya ketika dia mengenakan busana etnik Papua, mala menghina orang Papua sebelum acara manggung live di TV. (15/02/2015) Status Farhat Abbas Dalam akun Facebok Farhat Abbas tersebut menyatakan dalam statusnya  " Sewaktu indonesia merdeka memang papua tidak ikut..belakangan baru direbut indonesia dari belanda..jadi wajar kalau papua ingin berpisah dari indonesia..tapi jangan sampai itu ...